Salah satu syarat menjadi PKP (Pengusaha Kena Pajak) adalah mengisi form PKP atau Formulir Pengukuhan PKP. Formulir Pengukuhan PKP merupakan formulir yang harus diisi oleh Wajib Pajak saat hendak dikukuhkan menjadi Pengusaha Kena Pajak. Adapun yang dimaksud Pengusaha Kena Pajak adalah pengusaha baik orang pribadi maupun badan yang menyerahkan Barang Kena Pajak (BKP) atau Jasa Kena Pajak (JKP).

Menurut Undang-Undang Pajak Pertambahan Nilai (UU PPN Tahun 1984 beserta perubahannya), yang tidak termasuk Pengusaha Kena Pajak adalah pengusaha kecil yang batasannya telah ditetapkan dengan Keputusan Menteri Keuangan. Aturan tersebut berlaku pengecualian bagi pengusaha kecil yang memilih untuk dikukuhkan sebagai PKP.

Formulir Permohonan Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak (PKP)

Formulir Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak (PKP) digunakan oleh Wajib Pajak sebagai salah satu syarat PKP untuk mendapatkan Nomor Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak (NPPKP) dan Surat Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak (SPPKP).

Apabila Wajib Pajak telah menjadi Pengusaha Kena Pajak, maka ia mempunyai hak dan kewajiban perpajakan untuk jenis pajak PPN (Pajak Pertambahan Nilai) dan PPnBM (Pajak Penjualan Barang Mewah) sesuai dengan peraturan yang berlaku. Berikut Formulir Permohonan Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak (PKP):

Download | Formulir Permohonan Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak

Terdapat 2 cara yang dapat Anda pilih, yaitu pengisian form secara manual dengan mendatangi kantor pajak maupun secara online dengan mengunduh formulir di laman djponline.go.id. Dengan petunjuk pengisian Formulir Permohonan Pengukuhan PKP berikut:

  1. Dimulai dengan Jenis Pendaftaran, Anda mengisinya dengan menconteng Permohonan Wajib Pajak.
  2. Pemilihan kategori. Pilihlah Badan.
  3. Status. Pilih Cabang.
  4. Isi Kolom NPWP Badan anda.
  5. Bentuk Badan.
    Sesuaikan dengan bentuk perusahaan, jika berbentuk CV isi dengan menconteng Perseroan Komenditer (CV).
  6. Selanjutnya, silakan Isi data sesuai identitas badan dan pemilik perusahaan (direktur).
  7. Jangan lupa untuk mengisi bulan, tanggal, nama, tanda tangan dan stempel perusahaan.

Jika Anda memilih untuk membuat Permohonan Pengukuhan PKP secara tertulis, artinya Anda harus menyampaikannya ke KPP yang wilayah kerjanya meliputi tempat tinggal atau tempat kedudukan atau tempat kegiatan usaha Wajib Pajak dengan cara berikut:

  • Secara langsung ke KPP atau Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP).
  • Mengirim formulir perubahan data wajib pajak melalui pos.
  • Melalui perusahaan jasa ekspedisi meupun kurir.

Syarat Mengajukan Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak (PKP)

Sebelum mengajukan pengukuhan PKP, setiap wajib pajak harus melengkapi syarat PKP sebagai berikut ini:

  1. Menerima atau memiliki pendapatan bruto mencapai Rp4,8 Miliar dalam jangka waktu 1 tahun. Syarat ini tidak berlaku bagi pengusaha/perusahaan/bisnis dengan pendapatan bruto kurang dari Rp4,8 Miliar dalam satu tahun, kecuali pengusaha/perusahaan tersebut memilih untuk dikukuhkan sebagai PKP.
  2. Mengisi dan melengkapi dokumen dan syarat PKP yang telah ditetapkan.
  3. Bersedia melewati proses survei yang dilakukan oleh Kantor Pelayanan Pajak (KPP) wajib pajak terdaftar.

Demikian artikel mengenai Formulir Permohonan Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak (PKP). Semoga informasi yang dimuat dalam artikel ini bermanfaaat. Terima kasih.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here