Nomor Pokok Wajib Pajak adalah nomor yang diberikan kepada Wajib Pajak sebagai sarana dalam administrasi perpajakan yang dipergunakan sebagai tanda pengenal diri atau identitas Wajib Pajak dalam melaksanakan hak dan kewajiban perpajakannya. Untuk dapat memperoleh NPWP ini, Anda bisa menempuh jalur berikut:

  • Datang ke Kantor Pelayanan Pajak yang wilayah kerjanya meliputi tempat tinggal / tempat kegiatan usaha.
  • Kirim pos yaitu dengan mengirimkan formulir pendaftaran dengan melampirkan dokumen yang disyaratkan ke KPP/KP2KP yang wilayah kerjanya meliputi tempat tinggal/kegiatan usaha.
  • Daftar online melalui laman e-registration Direktorat Jenderal Pajak pada https://ereg.pajak.go.id/ dan mengunggah dokumen yang disyaratkan.

Wajib Pajak itu sendiri terbagi menjadi Wajib Pajak Orang Pribadi dan Wajib Pajak Badan. Pada artikel ini, kami akan membahas mengenai Wajib Pajak Orang Pribadi. Apabila Wajib Pajak hendak mendaftarkan diri untuk memperoleh NPWP sebagai Wajib Pajak Orang Pribadi, Anda harus mengisi Formulir Pendaftaran dan melengkapi dokumen pendaftaran.

Formulir Pendaftaran Wajib Pajak Orang Pribadi

Berikut Formulir Pendaftaran untuk Wajib Pajak Orang Pribadi:

Download | Formulir Pendaftaran Wajib Pajak Orang Pribadi

Kategori Pendaftaran Nomor Pokok Wajib Pajak Orang Pribadi

Terdapat empat kategori pendaftaran Nomor Pokok Wajib Pajak Orang Pribadi, yaitu sebagai berikut:

  1. Wajib Pajak orang pribadi baik yang melakukan kegiatan usaha atau pekerjaan bebas maupun yang tidak melakukan kegiatan usaha atau pekerjaan bebas.
    Contoh: karyawan/pegawai, pengusaha, pekerja lepas, pedagang, dan sejenisnya.
  2. Wajib Pajak orang pribadi yang belum memenuhi persyaratan subjektif atau objektif sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang perpajakan namun berkeinginan mendaftarkan dirinya untuk memperoleh NPWP.
    Contoh: pelamar kerja yang belum memiliki penghasilan, mahasiswa yang belum memiliki penghasilan, dan sejenisnya.
  3. Apabila sudah memiliki NPWP pribadi, lalu mendapatkan penghasilan berasal dari usaha dan/atau pekerjaan bebas pada 1 (satu) atau lebih tempat kegiatan usaha yang berbeda dengan tempat tinggal Wajib Pajak.
  4. Warisan Belum Terbagi. Dalam hal Wajib Pajak orang pribadi yang meninggalkan warisan belum memiliki NPWP, dan dari warisan tersebut diterima atau diperoleh penghasilan.

Syarat Dokumen Pengurusan NPWP Bagi Orang Pribadi

Dokumen yang disyaratkan untuk pengurusan NPWP bagi orang pribadi adalah sebagai berikut:

1. Bagi karyawan

  • Fotokopi KTP (Bagi WNI)
  • Fotokopi paspor dan fotokopi KITAS atau Fotokopi KITAP
    Apabila menjalankan usaha/pekerjaan bebas maka dibutuhkan:
  • Dokumen identitas diri
  • Dokumen yang menunjukkan tempat dan kegiatan usaha:
    a). Surat pernyataan bermaterai yang menyatakan jenis dan tempat/lokasi kegiatan usaha; atau
    b). Keterangan tertulis atau elektronik dari penyedia jasa aplikasi online yang merupakan mitra usaha Wajib Pajak.

2. Bagi wanita kawin yang hidup terpisah dari suami berdasarkan keputusan hakim, dibutuhkan persyaratan berikut:

  • Dokumen identitas diri
    Apabila melakukan kegiatan usaha/pekerjaan bebas maka dibutuhkan:
  • Surat pernyataan bermaterai yang menyatakan jenis dan tempat/lokasi kegiatan usaha; atau
  • Keterangan tertulis atau elektronik dari penyedia jasa aplikasi online yang merupakan mitra usaha Wajib Pajak.
    Apabila wanita kawin dikenai pajak secara terpisah karena menghendaki secara tertulis berdasarkan perjanjian pemisahan penghasilan dan harta atau memilih melaksanakan hak dan kewajiban perpajakan secara terpisah maka dibutuhkan:
  • Identitas perpajakan suami
  • Dokumen yang menyatakan hubungan perkawinan
  • Dokumen yang menyatakan pelaksanaan hak dan kewajiban perpajakan istri dilakukan terpisah dari suami
    Jika melakukan kegiatan usaha/pekerjaan bebas maka dibutuhkan:
  • Surat pernyataan bermaterai yang menyatakan jenis dan tempat/lokasi kegiatan usaha atau keterangan tertulis atau elektronik dari penyedia jasa aplikasi online yang merupakan mitra usaha Wajib Pajak.

Namun, pada dasarnya pelaksanaan hak dan kewajiban perpajakan wanita kawin tergabung dengan suami, jadi Wajib Pajak wanita kawin tidak perlu mendaftakan NPWP lagi.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran NPWP dapat dilihat pada menu segmentasi Orang Pribadi Karyawan/ Melakukan Pekerjaan Bebas pada bagian di laman website pajak.go.id, kemudian pilih submenu Daftar atau pada link berikut https://pajak.go.id/id/syarat-pendaftaran-nomor-pokok-wajib-pajak-0.

Demikian artikel mengenai Fomulir Wajin Pajak Pribadi. Semoga informasi yang dimuat dalam artikel ini bermanfaaat. Terima kasih.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here